Tag Archives: sholat

Sholat Khusyuk!, Mengapa Syetan masih bisa menggoda?

“Bagaimana mungkin orang shalat digoda setan, sehingga tidak bisa khusyu‘? Bukankah saat shalat kita membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa-doa? Apa setan tidak kepanasan (terbakar) saat kita membaca ayat-ayat Al-Qur’an di dalam shalat?” Itulah daftar pertanyaan pada diri penulis ketika duduk di bangku sekolah menengah atas.

Tentang godaan setan ketika akan shalat, diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda,

إِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلاَةِ أَدْبَرَ الشَّـيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ، حَتَّى لاَ يَسْمَعَ التَّأْذِيْنَ، فَإِذَا قُضِيَ النِّدَاءُ أَقْبَلَ، حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِاالصَّلاَةِ أَدْبَرَ، حَتَّى إِذَا قُضِيَ التَّثْوِيْبُ أَقْبَلَ، حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ، يَقُوْلُ: اُذْكُرْ كَذَا، اُذْكُرْ كَذَا، لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لاَ يَدْرِيْ كَمْ صَلَّى Baca lebih lanjut

Lima Macam Penyebab Rusaknya HATI

Hati adalah pengendali. Jika ia baik, baik pula perbuatannya. Jika ia rusak, rusak pula perbuatannya. Maka menjaga hati dari kerusakan adalah niscaya dan wajib.

Tentang perusak hati, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan ada lima perkara, ‘bergaul dengan banyak kalangan (baik dan buruk), angan-angan kosong, bergantung kepada selain Allah, kekenyangan dan banyak tidur.’
Baca lebih lanjut

Arti Sebuah Perbedaan

Saat mengendarai sepeda motor sepulang kerja, di depan saya ada sebuah mobil sedan. Karena jalanan cukup sempit saya nggak bisa menyalipnya dengan mudah. Apalagi dari arah berlawanan sering ada mobil juga. Setiap kali direm, di bagian belakang mobil sedan itu, di balik kaca belakangnya, ada tulisan teks berjalan dengan warna merah yang membuat saya harus berpikir keras untuk menyerap maknanya. Kalimat itu tertulis: “Jangan berani untuk sama”.

Jangan berani untuk sama? Ya, ada baiknya juga memang kalimat tersebut, meski kalimat itu menurut saya sangat bersayap alias bisa berarti banyak. Tergantung siapa yang menerjemahkannya dan untuk menjelaskan beragam maksud. Tentu sesuai pula dengan persepsi masing-masing orang. Itulah sebabnya kalimat tersebut saya nilai sebagai kalimat “bersayap”.

Kalimat “Jangan berani untuk sama”, bisa berarti bahwa kita nggak perlu minder untuk berbeda dengan yang lain. Bahkan perbedaan itu sangat boleh jadi justru sebuah keberanian. Tentu, kalo untuk sesuatu yang sama, nggak usah (terlalu) berani. Begitu kira-kira. Sebuah pilihan yang mungkin saja sudah dipertimbangkan sangat matang. Nggak asal aja. Baca lebih lanjut

Puisi Sederhana “Bumi Berputar Pada Porosnya”

Bumi berputar pada rotasinya

Tanpa henti tanpa sela

Berkejaran nafas manusia

Coba menggapai semua asanya

Angin pergi dan datang

Mata berkedip dan terpejam

Menyimbolkan sebuah perjalanan

Mencatat kisah demi kisah

Entah saat berhenti atau berjalan

Manusia tak dapat lagi menolak

Cinta kasih kan selalu terkenang

Amal baik tak kan dilupakan

Di bagian sisi bumi kau berada

Kehidupan lain sudah siaga

Di sisi bumi kau tak nampak

Di sanalah segenap cinta kan berjaga.

 

Segenap warga perumahan Citra – Oma Pesona Buduran, Pengurus dan Anggota PKK mengucapkan selamat jalan. Do’a dan harapan terbaik bagi keluarga. Semoga tidak perlu memakan waktu cukup lama bagi kita untuk dapat berjumpa dan berkumpul lagi merangkai perjalanan yang lebih baik. Terima kasih atas semua amal bakti yang telah diberikan.

By. Rahmi A. Zaman